Rabu, 02 Mei 2018

UTS PERANCANGAN KOTA-KRISTIANUS RESI GAE ( 143900028)-GAMBARAN UMUM KABUPATEN NGADA



No
Kecamatan
Kemiringan Lereng
Jumlah (Ha)
0-3%
4-8%
9-15%
16-25%
26-40%
41-60%
>60%
1
Aimere
0
0
2,900
5748
4790
740
1072
15250
2
Jerebuu
0
446
587
482
478
399
5833
8225
3
Bajawa
0
2950
854
2548
3453
2938
586
13329
4
Golewa
0
7978
5035
32
8168
2212
1648
25073
5
Bajawa Utara
988
2593
3325
3743
2672
439
2979
16739
6
Soa
537
4883
426
3268
0
0
0
9114
7
Riung
15567
9618
0
7609
0
0
0
32794
8
Riung Barat
1115
2387
0
7989
13099
6660
0
31250
9
Wolomeze
0
0
0
0
0
0
0
0
Kab. Ngada
18207
30855
13,127
31419
32660
13388
12118
151774
                                                                                                     Sumber: RTRW Kab. Ngada


3.1.3.    Geologi

Karakteristik geologi yang terdapat di Kabupaten Ngada terdiri dari beberapa jenis batuan yaitu alluvium, undak pantai, batuan gunungapi muda, batuan gunungapi tua, Intrusi Diorit Kuarsa, Intrusi Diorit, Formasi Kiro, formasi Nangapanda, Formasi Laka, Formasi Tanahau. Batuan gunungapi tua adalah jenis batuan yang mendominasi di kawasan Kabupaten Ngada dengan luas 77.987 Ha. Berikut adalah tabel karakteristik geologi Kabupaten Ngada dirinci berdasarkan kecamatan dan luasannya.

No
Kecamatan
Karakteristik Geologi
Qal
Qct
Qhv
Qtv
Tmb
Tmd
Tmk
Tmn
Tmpl
Tmt
Jumlah
1
Aimere
0
1054
1546
12650
0
0
0
0
0
0
15250
2
Jerebuu
0
0
1963
6263
0
0
0
0
0
0
8226
3
Bajawa
0
0
1164
15574
0
0
0
0
0
0
16738
4
Golewa
0
0
977
24095
0
0
0
0
0
0
25072
5
Bajawa Utara
0
0
3039
10291
0
0
0
0
0
0
13330
6
Soa
0
0
0
9114
0
0
0
0
0
0
9114
7
Riung
1302
0
0
0
7256
718
11342
5687
1239
5249
32793
8
Riung Barat
0
0
15532
0
5643
0
0
19
1223
8833
31250
9
Wolomeze
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Jumlah
1302
1054
24221
77987
12899
718
11342
5706
2462
14082
151773
Sumber: Peta Geologi Lembar Ruteng, Nusatenggara Skala 1; 250.000
Keterangan:
Qal: Alluvium
Tmd: Intrusi Diorit
Qct: Undak Pantai
Tmk: Formasi Kiro
Qhv: Batuan Gunungapi Muda
Tmn: formasi Nangapanda
Qtv: Batuan Gunungapi Tua
Tmpl: Formasi Laka
Tmd: Intrusi Diorit Kuarsa
Tmt: Formasi Tanahau



















3.1.4.    Jenis Tanah 

    Kabupaten Ngada termasuk daerah vulkanis muda. Klasifikasi tanah di Kabupaten Ngada terdiri dari jenis tanah: Mediteran, Latosol, Litosol dan Aluvial. Luasan klasifikasi tanah tersebut sebagai berikut:

          -   Litosol                     :   32.272,51 Ha
          -   Mediteran              : 105.035,60 Ha
          -   Latosol                    :   37.216,32 Ha
    -   Aluvial                     :    9.190,61 Ha


N0
Kecamatan
Jenis Tanah
Grumosol
Latosol
Mediteran
Jumlah
1
Aimere
4842
0
10408
15250
2
Jerebuu
0
0
8226
8226
3
Bajawa
16738
0
0
16738
4
Golewa
5935
0
19137
25072
5
Bajawa Utara
13330
0
0
13330
6
Soa
9114
0
0
9114
7
Riung
0
28725
4069
32794
8
Riung Barat
2228
11634
17387
31249
9
Wolomeze
0
0
0
0
Jumlah
52187
40359
59227
151773
                  Sumber: Peta Hidrogeologi Lembar Ruteng Nusatenggara skala 1 : 250.000

3.1.5.    Klimatologi

Kabupaten Ngada beriklim panas, sedang sampai sejuk dengan 5  bulan basah yaitu bulan Oktober sampai Februari dan 7 bulan kering yaitu bulan Maret sampai dengan September. Menurut Schmit Ferguson iklim di Kabupaten Ngada dibagi menjadi:
-       Tipe C3 seluas   2.627,38 Ha
-       Tipe D3 seluas 56.732,20 Ha
-       Tipe D4 seluas 58.353,12 Ha
-       Tipe E4 seluas 30.781,27 Ha
Kabupaten Ngada tergolong daerah yang beriklim panas, sedang sampai sejuk, dengan 5 (lima) bulan basah yaitu bulan Oktober sampai Februari dan 7 (tujuh) bulan kering yaitu bulan Maret sampai dengan September. Hasil pencatatan Curah Hujan di beberapa station pengamat maka rata-rata curah hujan Kabupaten Ngada tercatat 20 mm sedangkan rata-rata hari hujan sebanyak 7 hari, hal ini berpengaruh terhadap penggunaan lahan pertanian. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini.


3.1.6.    Hidrologi

Kondisi hidrologi di Kabupaten Ngada merupakan air sungai dengan sungai-sungai yang bermuara baik di pantai utara maupun pantai selatan. Kabupaten Ngada juga merupakan hulu dari  DAS Aesesa yang meliputi Sub Das Wulabhara dan Wae Woki.
 
1.             
                                                                       Sumber: KDA Kab. Ngada 
 2.  Potensi wilayah  kabupaten  Ngada
    Potensi yang ada di wilayah kabupaten ngada ada pada sector parawisata. Sektor pariwisata menyumbangkan Potensi  yang besar bagi kabupaten  Ngada. Berikut daftar tabel kunjungan wisatawan ke kabupaten Ngada pada tahun 2014-2010

     Tabel 1. Gambar Grafik Jumlah kunjungan wisatawan tahun 2010-2014



Hambatan yang ada di kabupaten ngada adalah dari segi infrastruktur seperti jalan yang masih belum    bagus.

1.       Fungsi kabupaten kota dalam lingkup hulu dan hilir.
Bagian hulu mempunyai arti penting terutama  dari segi perlindungan fungsi tata air. Pengelolaan hulu seringkali menjadi daerah focus perhatian mengingat dalam suatu aliran DAS bagian hulur dan hilir mempunyai keterkaitan biofisik melalui daur hidrologi







Tidak ada komentar:

Posting Komentar